MUHASABAH DIRI

16.2.09




Demi kemuliaan dan kebesaran ALLAH dan juga demi kemurahan dan ketinggian kedudukanNYA di atas Arasy. Demi ALLAH, DIA akan mematahkan harapan orang yang berharap selain dariNYA dengan kekecewaan. Akan ALLAH pakaikan kepadanya pakaian kehinaan di mata manusia. ALLAH singkirkan ia dari mendekatiNYA lalu diputuskan hubunganNYA dengan hambanya.

Mengapa ia berharap selain ALLAH ketika dirimu berada dalam kesusahan? Padahal kesulitan itu berada di tanganNYA dan hanya ALLAH yang dapat menyingkirkannya. Mengapa berharap selain ALLAH dengan mengetuk pintu-pintu lain sedangkan pintuNYA sentiasa terbuka bagi sesiapa yang berdoa dan memerlukan pertolongan dariNYA.

Siapakah yang pernah mengharapkan ALLAH untuk menghalau kesulitannya lalu DIA kecewakannya? Siapakah yang pernah mengharapkan ALLAH lantas kerana dosa-dosa besarnya ALLAH putuskan harapannya? Siapakah yang mengetuk pintu ALLAH lalu tidak ALLAH buka untuknya?

ALLAH telah mengadakan hubungan langsung dengan makhluk-makhlukNYA. Akan tetapi, mengapakah mereka bersandar kepada selain ALLAH? ALLAH telah menyediakan semua harapan hamba-hambaNYA tetapi mengapa mereka tidak berpuas dengan perlindungan ALLAH?

Dan ALLAH telah memenuhi langitNYA dengan para malaikat yang tidak pernah jemu bertasbih padaNYA, lalu ALLAH perintahkan mereka supaya tidak menutup pintu antara ALLAH dan hamba-hambaNYA. Akan tetapi mengapa masih tidak percaya kata-kataNYA?

Tidakkah mereka tahu bahawa siapapun yang ditimpa bencana yang ALLAH turunkan, tiada yang dapat menyingkirkannya kecuali ALLAH? Akan tetapi mengapa ALLAH melihat angan-angan dan harapan itu selalu berpaling daripadaNYA? Mengapakan ia sampai tertipu selain dariNYA?

Apakah kamu lupa bahawa ALLAHlah yang memberikan sesuatu sebelum kamu meminta? Apakah ALLAH ini dianggap bakhil ketika dimintai sesuatu tidak DIA berikan?

Dan semua yang ALLAH berikan tidak akan sedikitpun mengurangi kekayaanNYA meskipun sebesar zarah. Mana mungkin kekayaan sebegitu sempurna akan berkurang untuk hamba yang hina seperti kita?

Alangkah celakanya orang yang terputus dari rahmat ALLAH. Alangkah celakanya orang-orang yang masih lagi berpaling dariNYA dan tetap mahu melakukan perbuatan haram tanpa rasa malu kepadaNYA.

Bagaimana engkau menginginkan sesuatu yang luar biasa sedangkan engkau sendiri tidak mengubah dirimu? Kita banyak meminta, kita banyak berharap kepada ALLAH tetapi sibuknya kita meminta kadangkala membuatkan kita tidak sempat menilai diri kita sendiri.

Seandainya masalah terus menerus menyelubungi hidup kita, ini bukan bermakna ALLAH tidak memakbulkan permohonan kita namun ia mungkin berkaitan dengan diri kita yang masih tidak mahu lepas dari perangai buruk dan terus menerus melakukan kemungkaran tanpa meningkatkan ketakwaan kepada ALLAH.

MUHASABAHlah kembali diri kita. Lihat semua kekurangan kita. Fikirlah apa yang harus kita lakukan supaya ALLAH perkenankan doa-doa kita. Kekuatan doa itu akan berkesan sekiranya kita sanggup mengubah diri kita melalui doa.

Sesiapa yang ingin doanya diterima, jangan perhatikan apa yang kita minta. Tetapi perhatikan kesannya terhadap diri kita. Jika kita masih dapat apa yang diingini setelah berubah ingatlah sebenarnya bukan ’benda’ itu yang hakiki sebaliknya perubahan pada diri kita untuk menjadi lebih baik, lebih cemerlang dan lebih dekat kepada ALLAH yang kita dambakan.

Raihlah kasih sayang ALLAH kerana jika ALLAH sayang, DIA pasti akan memberikan kita sesuatu yang luar biasa.

”Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH, nescaya DIA akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakal kepada ALLAH, nescaya ALLAH akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya ALLAH melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya ALLAH telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (Surah At-Talaq:2-3)






NOTA KAKI: Teks ini telah dibaca untuk Slot Layar Keinsafan di Kem Jati Diri 2009, anjuran PMIUSMKKj, Bendang Man, Kedah.

0 KOMENAN: